Luhut menjelaskan, proses penanganan dilakukan hanya sekitar empat jam. Ia bercerita, stafnya memberikan laporan mengenai terjadinya serangan sekitar pukul 11.00 WIB. Namun, ucapnya, sekitar pukul 15.00 WIB semua jalan sudah dibuka kembali.
"Artinya polisi menangani cepat. Saya masih berteleponan dengan Pak Tito (Kapolda DKI Jakarta). Ia masih terima (informasi) ada ledakan-ledakan, tapi semua selesaikan dengan cepat. Ini penting. Kemudian Panglima TNI saya telepon, langsung set up semua TNI. Tadi anda lihat, semua dengan cepat berada di tempat. Ini satu penanganan yang menurut saya sangat baik sekali," ujar Luhut dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.
Lihat juga:Blog Bahrun Naim dan Segudang Cerita |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gatot berharap seluruh warga tidak panik menghadapi serangan ini. Ia pun mengajak masyarakat untuk mengatasi persoalan ini dengan baik, tanpa membuat resah warga negara lain.
"NKRI tidak bisa ditekan, diancam oleh ISIS," ujarnya tegas. (bag/bag)