Kepala Seksi Potensi Basarnas Kupang Mexianus Bekabel menjelaskan saat itu kapal, yang membawa sekitar 81 penumpang, hendak bergerak menuju Pelabuhan Naikliu di pulau terluar Kabupaten Kupang. Wilayah ini berbatasan langung dengan Oecusse, Timor Leste.
"Namun, setelah lepas jangkar dan berlayar sekitar 200 mil, mengalami kebakaran di dek empat sisi kiri kapal," kata Mexianus seperti dilansir dari Antara, Kamis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Basarnas Kupang yang telah mendapatkan kabar langsung menuju lokasi kejadian," kata Mexianus.
Salah satu penumpang, Nelcy Kamalai, menceritakan kalau dia mencium bau barang terbakar ketika kapal perlahan bergerak. Dia pun melihat asap dari sisi kiri kapal dan penumpang panik.
"Baru saja jalan. Tiba-tiba ada asap hitam. Warga berlarian dan berteriak minta tolong," katanya.
Mexianus mengatakan hingga saat ini belum diketahui pasti penyebab terjadinya kebakaran kapal tersebut. Akan tetapi, dugaan sementara, kebakaran tersebut berasal dari barang bawaan penumpang, yakni kasur busa yang terbakar.
"Akibat kejadian tersebut, kapal ditarik kembali dan ditunda keberangkatan sembari menunggu penyelidikan pihak terkait," katanya. (antara)