Polisi Kontak Tembak dengan Penculik PNS di Aceh

Rinaldy Sofwan Fakhrana, CNN Indonesia | Senin, 01/02/2016 21:33 WIB
Polisi Kontak Tembak dengan Penculik PNS di Aceh Ilustrasi penembakan. (Thinkstock/AlexaCramer)
Jakarta, CNN Indonesia -- Aparat Kepolisian terlibat dalam kontak tembak dengan dua orang pelaku penculikan Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Daerah Aceh di Kabupaten Bireuen, Aceh, Senin siang (1/2).

Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan kejadian berlangsung pada 11.00 WIB di wilayah Grugok, Kecamatan Gandapura.

Peristiwa bermula saat keluarga korban berinisial KB (42) memberikan uang tebusan kepada para pelaku. Korban dilepaskan bersamaan saat pelaku menerima uang tersebut.


Kemudian, pelaku melarikan diri menggunakan sebuah mobil SUV ke arah Medan.

"Tim langsung melepaskan tembakan peringatan namun tidak dihiraukan oleh pelaku. Lalu tim melepaskan tembakan ke arah ban," kata Badrodin.

Setelah mobil berhenti, pelaku menembak balik ke arah aparat. Tim gabungan Kepolisian Daerah Aceh dan Kepolisian Resor Lhoksemawe terpaksa melumpuhkan kedua pelaku dalam baku tembak tersebut.  

"Saat ini korban telah berhasil diamankan oleh tim dan dua orang pelaku meninggal dunia," kata Badrodin.

Dari peristiwa tersebut, polisi mengamankan barang bukti satu pucuk senjata laras panjang SS1, tujuh magazen SS1, satu senjata laras pendek FN, satu magazen FN, uang tunai Rp700 juta dan satu unit telepon seluler.

Saat ditanyai siapa identitas dan latar belakang pelakunya, Badrodin belum bisa memastikan. (pit/pit)