Komisi Hukum DPR memutuskan membentuk Panja PT Freeport Indonesia usai melakukan rapat kerja dengan Kejaksaan Agung pada 20 Januari. Benny, selaku inisiator Panja Freeport, resmi terpilih menjadi Ketua Panja.
Menurut Benny, Panja dibentuk sebagai pengejewantahan hak anggota Dewan dalam melakukan pengawasan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Politikus Partai Demokrat itu berpendapat perkara yang menyeret bekas Ketua DPR Setya Novanto itu sarat muatan politik. Menurut Benny, Panja PT Freeport Indonesia iakan memastikan tidak ada transaksi politik dalam pengusutan perkara ini.
Terkait kasus dugaan pemufakatan jahat, saat ini Kejaksaan Agung sudah memeriksa eks Presiden Direktur PT. Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin, Menteri ESDM Sudirman Said, Deputi I Kantor Staf Presiden Darmawan Prasojo, Sekretaris Jenderal DPR Winantuningtyastiti Swasanani, dan sekretaris pribadi Setya Novanto bernama Medina.
Pemufakatan jahat diduga dilakukan saat Setya bertemu dengan pengusaha Riza Chalid dan Maroef. Ketiganya pernah bertemu pada 8 Juni 2015 lalu di Hotel Ritz Carlton, Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, Setya diduga mencatut nama Presiden Jokowi dan wakilnya, Jusuf Kalla, untuk meminta saham Freeport agar perpanjangan kontrak perusahaan asal Amerika ini berjalan mulus.