Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mohammad Iqbal mengatakan, ada tiga kawasan yang terdampak dari aksi demo guru kali ini, di antaranya Monas, Istana Negara, dan patung kuda.
"Pengalihan arus sifatnya situasional. Pada kawasan patung kuda akan kami tutup sementara. Jika sudah kosong akan dibuka kembali," ujar Iqbal ketika dihubungi media.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Iqbal mengimbau kepada peserta aski untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang melanggar hukum. Ia menegaskan akan mengambil tindakan tegas jika pada peserta aksi tidak mengindahkan peringatakan yang telah sampaikan oleh Kepolisian.
"Pengunjuk rasa diminta tertib dan jangan menggangu hak-hak pengguna jalan. Apabila melanggar hukum akan kita tindak tegas," ujar Iqbal.
Sebanyak 20 ribu guru honorer dari berbagai daerah akan menggelar aksi di depan Istana Negara, setelah bergerak bersama dari Patung Kuda di depan Gedung Indosat. Peserta aksi datang dari berbagai wilayah di antaranya Sampang, Boyolali, Brebes, dan Blora. (rdk)