"Melihat sepak terjang dan pengalaman politik beliau (Muhaimin) selama ini, tentu sudah saatnya PKB ikut bertarung, minimal sebagai cawapres pada Pemilu Presiden nanti," ujar Ketua DPW PKB Sulsel Azhar Asyad di Makassar, Selasa (16/2), seperti dilansir Antara.
Azhar menilai Muhaimin adalah sosok yang paling pantas untuk diusung, mengingat perjalanan karier politiknya mulai dari aktivis kemudian menteri era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hingga duduk menjadi ketua umum partai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Pemuda Ansor itu mengklaim saat ini kader PKB di seluruh Indonesia sudah mencapai 11 juta, mengalahkan beberapa partai besar lainnya. “Tentu dengan suara kader tersebut dapat menjadi pertimbangan bila meraih suara signifikan pada Pemilu 2019,” kata Azhar.
Azhar menargetkan suara PKB di Sulsel akan melebihi perolehan pemilu lalu. Kendati memerlukan perjuangan, pihaknya akan tetap jalan sekaligus melakukan sosialisasi secara masif apabila DPP PKB dan Dewan Syuro menyetujui Muhaimin benar-benar direkomendasikan ikut bertarung.
Meski wacana usulan itu masih prematur dan prosesnya masih panjang, Azhar menegaskan bahwa persiapan harus dilakukan jauh hari sebelumnya pemilu agar semua berjalan sesuai target dan tidak keteteran nantinya.
"Beliau punya talenta kepemimpinan. Pernah menjadi Wakil Ketua DPR, menteri di era SBY, dan segudang prestasi. Jadi wajar kami mendukung dan mengusulkannya maju minimal kosong dua (wapres)," tambah Azhar.
(obs)