Istana Bogor Akan Direnovasi

Gilang Fauzi, CNN Indonesia | Rabu, 02/03/2016 03:47 WIB
Istana Bogor Akan Direnovasi Istana Presiden di Bogor. (Reno Hastukrisnapati Widarto/ detikfoto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Sub Bagian Rumah Tangga dan Protokoler Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Endang Sumitra, mengatakan Istana Bogor akan direnovasi dan selama pengerjaan berlangsung, aktivitas kepresidenan akan dipindahkan untuk sementara waktu.

"Direncanakan renovasi gedung Istana Bogor ini memakan waktu enam bulan. Selama renovasi, kegiatan Presiden Joko Widodo tidak di Bogor," kata Endang dalam rapat evaluasi pelaksanaan Sistem Satu Arah (SSA) di Balai Kota, kemarin.

Endang mengatakan, renovasi gedung Istana Bogor merupakan perawatan rutin tahunan yang dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Sekretaris Negara.


"Presiden masih tetap tinggal di Bogor karena masih berkenan dan merasa nyaman. Seperti beberapa waktu lalu Presiden melepas burung dan kodok," katanya.

Meski demikian, Endang belum mengetahui kapan waktu pelaksanaan renovasi gedung Istana Bogor akan dilakukan. Dia hanya bisa memastikan pengerjaan dijadwalkan berlangsung di tahun 2016.

"Formulanya sedang digodok, apa saja yang direnovasi dan kapan waktunya belum diinformasikan, yang pasti 2016 ini," katanya.

Selain merenovasi gedung istana, lanjutnya, dirancang pula pembuatan pagar Istana Bogor menjadi dua lapis. Pagar pertama menjadi area publik yang dapat diakses oleh masyarakat yang ingin melihat Istana Kepresidenan lebih dekat.

"Jadi gerbang istana yang pertama akan dibuat menjadi 'public area'. Gerbang lapis dua. Jadi masyarakat bisa akses, tujuannya memberikan akses masyarakat untuk lebih dekat dengan istana," katanya.

Ia menegaskan, dalam proses renovasi nantinya tidak ada cagar budaya yang diubah. Renovasi yang dilakukan merupakan perawatan rutin tahunan Istana Kepresidenanan, demikian pula dengan pagar yang ditambah.

"Tidak ada penggeseran pagar istana, hanya ditambah menjadi dua lapis. Pagar mundur ke belakang, sekitar 18 meter," katanya.

Endang kembali menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo masih betah berada di Bogor. Walau sempat diupayakan untuk mencarikan rumah dinas di Jakarta, tetapi presiden tidak betah. (Antara/yns)