"Ini semua risiko, jika Teman Ahok (kelompok pengumpul dukungan) tak bisa mengumpulkan dukungan lalu partai marah dan tak mencalonkan saya artinya saya tak bisa mencalonkan diri lagi," kata Basuki saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (7/3).
Ahok, sapaan Basuki, menjelaskan Teman Ahok memiliki waktu sampai Juni untuk segera menentukan semuanya. Jika jumlah dukungan hingga Juni tak mencapai satu juta, seperti yang diinginkan Ahok, maka dia akan berada di ujung tanduk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika Djarot tak mendapat izin dari PDIP barulah Ahok memilih Heru yang saat ini terdaftar sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah DKI Jakarta. Dengan mekanisme seperti itu, Ahok menganggap Teman Ahok akan bekerja dua kali dan akan memakan waktu lebih lama.
Oleh sebab itulah, kepastian soal nama calon wakil gubernur harus dilakukan sekarang agar target Juni bisa tercapai.
"Saya pertaruhkan semua asal kalian (Teman Ahok) kerja benar, kalau kerja benar ya saya ikut independen," ujarnya. (pit)