"Sekarang saya putuskan untuk ikut Teman Ahok karena saya tak mau anak-anak ini kecewa," kata Basuki saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (7/3).
Pria yang akrab disapa Ahok tersebut menyebutkan konsekuensi dari keputusan yang dia ambil itu cukup besar. Yang terbesar, kata Ahok, adalah amarah yang mungkin akan muncul dari sejumlah partai, termasuk Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"PDIP itu mau mengusung dan mereka mengerti jika Teman Ahok memiliki idealisme. Bahkan mereka diminta jadi relawan Teman Ahok," kata Ahok.
Namun begitu Ahok mengatakan bahwa Teman Ahok tidak yakin bahwa PDIP akan benar-benar mengusung sang gubernur. Mereka tetap merasa bisa mencalonkan diri sendiri tanpa harus ada dukungan dari partai politik.
"Ini semua risiko, jika Teman Ahok (kelompok pengumpul dukungan) tak bisa mengumpulkan dukungan lalu partai marah dan tak mencalonkan saya artinya saya tak bisa mencalonkan diri lagi," kata Ahok saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (7/3).
Ahok menjelaskan Teman Ahok memiliki waktu sampai Juni untuk segera menentukan semuanya. Jika jumlah dukungan hingga Juni tak mencapai satu juta, seperti yang diinginkan Ahok, maka dia akan berada di ujung tanduk. (pit)