“Bertemu dengan Bapak Presiden ingin menyampaikan perkembangan-perkembangan mutakhir dari islah seutuhnya yang dilakukan PPP,” kata Pelaksana Ketua Umum PPP Muktamar Bandung, Emron Pangkapi, sebelum bertemu Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (1/4).
Pertemuan PPP dan Jokowi tak tercantum dalam agenda kepresidenan hari ini. Emron tak sendirian. Ia didampingi oleh Romahurmuziy, Sekjen PPP Muktamar Bandung yang juga Ketua Umum PPP Muktamar Surabaya 2014. Terlihat pula beberapa pengurus PPP lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PPP sekaligus mengundang Jokowi untuk membuka muktamar mereka. “Kiranya Presiden berkenan hadir membuka muktamar sekaligus memberikan arahan kepada kader PPP yang Insya Allah diikuti 1.641 muktamirin yang mewakili Dewan Pimpinan Pusat, Dewan Pimpinan Wilayah dan Dewan Pimpinan Cabang seluruh Indonesia,” kata Emron.
Meski Ketua Umum PPP Muktamar Jakarta Djan Faridz belum merestui muktamar islah yang pekan depan digelar, Emron mengklaim sebagian besar pengurus PPP di bawah Djan telah bergabung dengan mereka untuk mengikuti muktamar islah.
“Bapak Djan Farid memang sampai hari belum bersama kami, tapi masih ada waktu karena kami senantiasa terbuka untuk bersama karena beliau bagian dari keluarga besar PPP.” (antara/agk)