Seperti diketahui, Panama Papers merupakan daftar klien firma hukum Mossack Fonseca atau perusahaan penyedia jasa konsultasi hukum dan investasi yang digunakan para pejabat, pengusaha hingga politisi dari sejumlah negara untuk menempatkan uangnya pada portfolio di luar negeri (offshore).
"Ya baru tadi. Tadi secara resmi kepala BPK menyampaikan kepada Presiden," ujar Sekretaris Kabinet Pramono Anung di kompleks Istana Negara Jakarta, Kamis (14/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karenanya, Pram begitu Pramono dipanggil juga tak mengetahui secara rinci perihal tindakan apa yang akan diambil Presiden.
Saat dikonfirmasi, Harry tak menampik ihwal tercatatnya nama Sheng Yue International Limited dalam daftar Panama Papers.
Dari keterangannya, Sheng Yue International Limited merupakan perusahaan offshore milik keluarga Harry yang didaftarkan atas saran sang anak.
"Saya sudah lapor ke Presiden tadi. Saya sudah nyatakan bahwa itu sudah saya lapor ke Dirjen Pajak," bela Harry.
Berangkat dari upaya ini, Harry pun menyerahkan segala keputusan nasibnya terhadap Presiden.
"Terserah Presiden. Kalau kata Presiden kalau tidak ada kerugian negara ya tidak apa-apa," tandasnya singkat. (bag)