"Kami sekarang mensyaratkan dia (caketum) untuk melaporkan harta kekayaannya, terutama pejabat negara," kata Theo saat ditemui di Kantor Wakil Presiden Indonesia, Kamis (21/4).
Theo mengungkapkan hal itu perlu dilakukan oleh para caketum agar semuanya terlihat objektif serta memperlihatkan komitmen untuk memperjuangkan aspirasi rakyat dan kebangkitan Partai Golkar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk nama terakhir, Deputi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi Pahala Nainggolan mengatakan Ade Komarrudin telah menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada tahun 2010.
Pahala tak membeberkan rincian harta yang dimiliki Ade karena itu belum dimasukkan dalam tambahan harta negara.
“Jadi belum dianggap barang publik. Tidak bisa disampaikan total hartanya,” ujar Pahala.
Per Oktober 2001, harta tanah dan bangunan milik Ade di daerah Purwakarta tercatat senilai Rp398 juta. Ade juga memiliki satu mobil merek Mercedes-Benz keluaran 1997 seharga Rp200 juta, satu mobil merek Timor seharga Rp50 juta, dan satu mobil merek Sportage senilai Rp125 juta.
Ade juga tercatat memiliki logam mulia senilai Rp5,9 juta, jam tangan Carter seharga Rp10 juta, jam tangan Omega Rp1,5 juta, jam tangan Rolez Rp10 juta, jam tangan Granfa senilai Rp7 juta, serta perabotan rumah lain.
Ade sebelumnya sempat mengatakan belum sempat menyerahkan LHKPN terbaru ke KPK karena belum memiliki waktu yang tepat.
"Lalu dia juga harus bersih serta tentunya harus kader Partai Golkar," ujar Theo.
Lokasi Munas Belum Jelas
Waktu pelaksanaan Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golongan Karya telah ditetapkan pada 25 Mei hingga 27 Mei 2016. Namun untuk tempat pelaksanaan hingga kini panitia penyelenggara munaslub masih memikirkan berbagai pertimbangan.
Theo mengatakan hingga kini pilihan utama masih jatuh pada Bali. Namun lokasi itu masih bisa berubah tergantung kondisi di lapangan ke depan.
"Hingga kini rencana masih di Bali tapi kalau berbicara teknis bukan tak mungkin mencari tempat lain," kata Theo saat ditemui di Kantor Wakil Presiden Indonesia, Kamis (21/4).
Menurut Theo, lokasi Munaslub Golkar harus bisa menampung 3000 orang kader yang menjadi peserta. Selain itu penginapan juga harus tersedia sebanyak 1500 kamar untuk semua peserta.
"Ini kan hal teknis perihal akomodasi dan persidangan," kata Theo.
Namun untuk tanggal gelaran, Theo menegaskan jadwal sudah tak akan berubah lagi. Sebelumnya jadwal Munaslub Golkar telah dimundurkan sebanyak dua kali, yang sebelumnya disebut 7 Mei menjadi 17 Mei, dan 17 Mei diundur lagi menjadi 25 Mei.
Salah satu alasan teknis kenapa gelaran Munaslub terus diundur adalah karena surat keputusan kepengurusan Partai Golkar tak kunjung dikeluarkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.
"Dalam hari-hari ini akan keluar, semoga dua hari ini lah," kata Theo. (pit)