Dirmanto menuturkan, tersangka yang masih berusia 13 itu berinisial Jf. Selama kurang lebih 1,5 bulan terakhir, Jf bersembunyi di hutan yang masuk kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat.
"Dia menyerahkan diri, diantarkan orangtuanya ke Polsek Padang Ulak, Sabtu lalu, sekitar pukul 7.30 WIB, ujar Dirmanto seperti dilansir Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini kepolisian masih mencari satu tersangka pemerkosaan dan pembunuhan Yuyun, yakni Fr. Sebelumnya, kepolisian baru mampu menangkap 12 dari 14 pelaku kekerasan seksual terhadap siswi SMP Negeri 5 Padang Ulak Tanding itu.
Merantau ke tempat lain
Kementerian Sosial berencana membiayai sekolah saudara kembar Yuyun, yakni Yayan. Yakin (32), ayah dua anak tersebut, mengatakan Kemsos akan membawa Yayan ke sebuah pondok pesantren di Malang, Jawa Timur.
"Yayan akan sekolah di pondok pesantren yang dijanjikan ibu Khofifah saat berkunjung ke rumah kami beberapa waktu lalu," ujarnya.
Yakin menuturkan, setelah peristiwa tragis menimpa Yuyun, Yayan sudah enggan melanjutkan sekolah di desanya.
Tak hanya Yayan, Yakin dan isterinya, Yana (30), akan pindah ke Kota Bengkulu. Yakin berkata, mereka ingin menghindari potensi ancaman yang muncul menyusul pemidanaan 14 pelaku pemerkosaan dan pembunuhan anaknya.
Lihat juga:Mengkaji Keadilan Vonis Pemerkosa Yuyun |
Sebelum berganti domisili, Yakin berencana menjual kebun kopi miliknya yang seluas satu hektare. (abm)