Bukan hanya itu, PNS juga sebelum lebaran akan mendapatkan gaji ke-13 atau tunjangan pendidikan anak.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi menyatakan, gaji ke-14 bagi aparatur sipil segara memang THR bagi abdi negara.
"Gaji ke-14 itu adalah THR. Kira-kira akan dicairkan sebelum lebaran," ujar Yuddy di Gedung Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Yuddy berkata proses pencairan gaji ke-13 akan dilakukan di bulan Juli. Selain itu, ia mengklaim, besaran gaji ke-13 maupun ke-14 terbilang cukup besar.
Sebelumnya, seperti dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet, setkab.go.id, rancangan peraturan pemerintah (RPP) tentang Pemberian THR Tahun Anggaran 2016 dan RPP tentang Pemberian Gaji Ke-13 tengah dalam proses harmonisasi di Kementerian Hukum dan HAM.
Kepala Bidang Penyiapan Perumusan Kebijakan Gaji dan Tunjangan SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Hidayah Azmi Nasution, mengatakan, setelah harmonisasi, RPP tersebut akan dikembalikan lagi ke Kementerian PAN-RB kemudian diajukan ke Presiden.
Lihat juga:Fasilitas KPR Pensiunan PNS |
Dalam RPP tersebut tertulis, bahwa pemberian THR dan gaji ke-13 akan dibayarkan pada bulan Juli mendatang. “Namun untuk kepastian diberikan sebelum atau sesudah lebaran belum ada,” kata Hidayah pekan lalu.
Besarnya THR yang akan diterima PNS menurut Hidayah satu kali gaji pokok. THR merupakan pengganti dari kenaikan gaji PNS setiap tahun. Tahun ini tidak ada kenaikan gaji pokok untuk PNS.
Sementara gaji ke-13 lebih besar dibandingkan THR. Gaji ke-13 meliputi gaji pokok, tunjangan jabatan, dan tunjangan lain, seperti penghasilan PNS yang biasa diterima setiap bulan. (sur)