Ahok menyatakan apa yang disampaikan Bambang terlalu politis. "Dia berpikiran seperti orang politik, orang politik umumnya," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta, Jumat (27/5).
Dia menjelaskan langkahnya maju sebagai calon independen pada Pilkada tahun depan untuk menyelamatkan Indonesia dari partai politik yang tidak dipercaya masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok mengatakan lebih dari setengah anggota Teman Ahok tak keberatan jika dirinya ikut PDIP. |
Partai yang pernah menyatakan mendukung Ahok di antaranya Partai NasDem dan Hanura.
Sementara itu Ketua DPD Gerindra DKI Mohammad Taufik mengatakan, Gerindra dan PDI Perjuangan tak takut dengan status Ahok sebagai calon petahana. Pengalaman melawan petahana pada 2012 menjadi alasan keyakinan tersebut.
Pada 2012 yang lalu, PDI Perjuangan dan Gerindra mengusung pasangan Joko Widodo dan Ahok melawan pasanga Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli. Di atas kertas Fauzi Bowo menang jauh karena elektabilitasnya tinggi tapi yang terjadi kemudian adalah Jokowi-Ahok menang dan memimpi DKI Jakarta.
Dengan fakta itu, Taufik merasa kejadian lima tahun lalu tersebut bisa saja kembali diulang pada 2017 mendatang.
"Gerindra dan PDI Perjuangan punya pengalaman mengolah dari nol sampai menang," kata Taufik.
Bambang pun lantas menimpali kalimat Taufik dengan mengatakan, "Awal maju di DKI kami melawan petahana berelektabilitas tinggi tapi menang jadi kami tak pernah takut dengan petahana yang elektabilitasnya tinggi." (yul)