Menurut Anies, inventarisasi sekolah ini dilakukan guna memulihkan saran prasaran sekolah yang rusak akibat bencana banjir dan longsor.
"Hari ini kami telah beri instruksi ke Pemda Jawa Tengah sebagai koordinator terdepan untuk lakukan pendataan sarana (sekolah) apa saja yang rusak sehingga apa yang bisa kami bantu, kami akan bantu," ujar Anies seusai menghadiri acara di Pusdiklat BPK pada Selasa (21/6) petang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anies beserta jajarannya telah melakukan tinjauan secara langsung ke sekolah-sekolah di Jawa Tengah, salah satunya sekolah-sekolah di Surakarta, Solo. Ia bersama Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo telah mengunjungi delapan lokasi sekolah yang terpapar banjir, yakni SD Joyontakan, SMK Muhammadiyah, SD Mijipimiliham, SMP Negeri 6 Surakarta, SD Dadapsari, TK Aisyah Gandekan, Taman Cerdas Gandekan, dan SD Wonosaren.
Lebih lanjut, Anies berharap bahwa Pemda Jawa Tengah bisa sesegera mungkin melaporkan hasil inventarisasi sarana prasaran sekolah yang rusak kepada Pemerintah Pusat sehingga Pemerintah Pusat khususnya Kemendikbud dapat sesegera mungkin melakukan pemulihan.
"Kami minta Pemda sesegera mungkin rampungan (inventarisasi) itu. Apa yang bisa dan jadi kewenangan kami, akan kami bantu. Yang penting tahun ajaran baru tanggal 18 Juli nanti proses belajar mengajar tidak terganggu," tambah Anies. (rdk)