Masinis Wajib Tes Urine Sebelum Operasikan Kereta Lebaran
Basuki Rahmat | CNN Indonesia
Minggu, 03 Jul 2016 05:00 WIB
Bandung, CNN Indonesia -- Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia Daop II Bandung Franoto Wibowo mengatakan para masinis dan asisten masinis wajib menjalani tes urine sebelum menghoperasikan kereta.
Franoto memastikan para masinis dan asistennya harus dalam kondisi prima dan bebas narkoba dalam mengoperasikan KA pada musim Mudik Lebaran 2016.
"Test urine dilakukan pada 28-29 Juni, semuanya dalam kondisi prima dan bebas narkoba," kata Franoto Wibowo di Bandung, Sabtu (2/7), seperti dilansir dari Antara.
Dia menuturkan kegiatan tes urine dilakukan oleh Dinas Perhubungan Jawa Barat dan Badan Narkotika Nasional (BNN). "Ini untuk menjaga keamanan dan kenyamanan sekaligus keselamatan saat menjalankan program Angkutan Mudik Idul Fitri yang menjadi misi yang diusung PT Kereta Api Indonesia.
"Pengecekan dilakukan kepada 56 masinis dan asisten masinis, semuanya dalam kondisi sehat dan prima," katanya.
Sementara itu sejak 24 Juni hingga 1 Juli, tercatat ada sebanyak 60.664 penumpang Mudik Lebaran 2016. Angka itu naik delapan persen dibandingkan pada H-5 Lebaran 2015 yang hanya 56.306 penumpang.
"Peningkatannya sekitar delapan persen. Sabtu dan Minggu ini juga penuh penumpang, namun cukup tertib dan aman," kata Franoto. (obs)
Franoto memastikan para masinis dan asistennya harus dalam kondisi prima dan bebas narkoba dalam mengoperasikan KA pada musim Mudik Lebaran 2016.
Lihat juga:Laporan Arus Mudik Stasiun Senen |
"Test urine dilakukan pada 28-29 Juni, semuanya dalam kondisi prima dan bebas narkoba," kata Franoto Wibowo di Bandung, Sabtu (2/7), seperti dilansir dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Pulang dengan Kereta |
"Pengecekan dilakukan kepada 56 masinis dan asisten masinis, semuanya dalam kondisi sehat dan prima," katanya.
Lihat juga:Lonjakan Pemudik Kereta Api Terjadi Hari Ini |
"Peningkatannya sekitar delapan persen. Sabtu dan Minggu ini juga penuh penumpang, namun cukup tertib dan aman," kata Franoto. (obs)