KPK Minta Tambah Penyidik ke Tito Karnavian

Joko Panji Sasongko, CNN Indonesia | Kamis, 14/07/2016 16:25 WIB
KPK Minta Tambah Penyidik ke Tito Karnavian Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha mengatakan, KPK meminta Kapolri Jenderal Titi Karnavian untuk memberikan penyidik polisi guna meningkatkan kinerja KPK dalam pemberantasan korupsi. (CNNIndonesia/Aghnia Adzkia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi Pemberantasan Korupsi menyatakan akan segera melakukan rapat koordinasi dengan Kepala Kepolisian Jenderal Tito Karnavian untuk membahas sejumlah hal terkait dengan penanganan tindak pidana korupsi di Indonesia.

Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha mengatakan, salah satu yang dibahas adalah penambahan penyidik KPK dari Polri. Ia mengklaim, saat ini KPK kekurangan penyidik untuk menangani sejumlah kasus yang masuk.

"Kita justru masih dalam proses untuk meminta kepada Kepolisian nama-nama untuk diseleksi penyidik KPK. Jumlah pastinya belum tahu, tapi masih proses," kata Priharsa di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (14/7).


Lebih lanjut, terkait penambahan penyidik itu, Priharsa berkata, KPK juga telah memberikan surat kepada Polri untuk menyerahkan nama personelnya untuk diseleksi sebagai penyidik KPK.
Penambahan penyidik KPK yang berasal dari Polri merupakan salah satu aspek kerjasama. Hal itu dirasa perlu untuk meningkatkan kinerja kedua belah pihak dalam melakukan pencegahan dan penindakan korupsi.

"KPK berharap ada koordinasi agar ke depannya kinerja menjadi lebih baik. Nanti ada pembicaraan antara pimpinan KPK dengan Kapolri mengenai hal-hal apa saja," katanya.

Sebelumnya, Tito resmi menjabat sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Badrodin Haiti. Usai dilantik Presiden Joko Widodo, ia berjanji akan melakukan reformasi di semua sektor Polri.

Terpisah, Ketua KPK Agus Rahardjo juga berharap Tito bisa merealisasikan reformasi di lingkungan Polri. Dengan masa jabatan yang masih tersisa lima tahun, Tito dianggap punya waktu lebih lama untuk mereformasi Polri.

"Mudah-mudahan nanti sinergi dengan KPK, pemberantasan korupsi jadi lebih efektif," kata Agus. (rel/rel)


BACA JUGA