"Saking sayangnya saya kepada Pak Idrus, apalagi menteri, pertama kali saya mohon 'Jangan jadi menteri, jadilah sekjen sejati," kata Setya disambut riuh peserta Rapimnas.
Permintaan Setya itu disampaikan sesaat menjelang Presiden Joko Widodo mengumumkan jajaran menteri baru di Istana Negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat dikonfirmasi, Idrus mengaku siap memenuhi permintaan Setya. "Ketua umum memang masih menghendaki saya di partai. Apalagi partai baru saja melakukan rekonsiliasi setelah kurang lebih hampir dua tahun terlibat konflik. Selama ini memang selama pilihan salah satunya ada pada Pak Airlangga," ujar Idrus.
Airlangga termasuk nama baru bersama delapan orang lainnya yaitu Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Desa dan Daerah Tertinggal Eko Putro S, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi, Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukito, Menteri Energi Sumber Daya Mineral Chandra Tahar, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur.
"Kami tidak pernah ajukan (menteri). (Reshuffle) berdasarkan evaluasi presiden, apapun kami apresiasi," ujar Setya.
(wis)