Melalui Twitter, Ketua DPD Irman Gusman Bantah Terima Suap
Lalu Rahadian | CNN Indonesia
Sabtu, 17 Sep 2016 16:42 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Dewan Perwakilan Daerah DPD Irman Gusman membantah kabar yang menyebut dirinya menerima suap sehingga ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi, Jumat malam kemarin.
Bantahan tersebut disampaikan Irman melalui akun Twitter @IrmanGusman_IG, Sabtu (17/9) sore. Dalam cuitannya, Irman berkata bahwa ia menolak pemberian uang dari tamu yang mengunjunginya kemarin.
"Maka terhadap tamu yang datang pada hari ini (ada beberapa), mungkin saja ada yang membawa uang. Tapi saya berhak menolak dan telah saya tolak," tulis Irman.
Irman menyebut KPK terburu-buru mengumumkan status uang yang dibawa tamunya. Ia pun meminta teman-temannya di DPD untuk tenang dan meneruskan tugas hingga masalah dirinya selesai.
"KPK terlalu dini mengumumkan status uang itu sebagai suap dan menetapkan saya sebagai yang menerima suap. Sungguh ini perbuatan jahat dan fitnah kepada saya dan keluarga. Saya meminta semua tenang sampai ada klarifikasi lebih lanjut," ujarnya.
Ditemui terpisah, anggota DPD Abaraham Liyanto menduga bukan Irman yang menulis pernyataan itu.
"Itu tidak langsung dari Irman. Dilihat dari tata bahasanya, kelihatannya itu dari staf ahlinya," tutur Abraham.
Hingga sore ini, kata Abraham, ia masih terus berusaha berkomunikasi dengan Irman. Namun, sambungan teleponnya ke ponsel Irman belum berbalas.
"Dia (Irman), kami hubungi via telepon belum bisa," ujar Abraham.
(abm)
Bantahan tersebut disampaikan Irman melalui akun Twitter @IrmanGusman_IG, Sabtu (17/9) sore. Dalam cuitannya, Irman berkata bahwa ia menolak pemberian uang dari tamu yang mengunjunginya kemarin.
"Maka terhadap tamu yang datang pada hari ini (ada beberapa), mungkin saja ada yang membawa uang. Tapi saya berhak menolak dan telah saya tolak," tulis Irman.
Lihat juga:Anggota DPD Sebut KPK Tangkap Irman Gusman |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditemui terpisah, anggota DPD Abaraham Liyanto menduga bukan Irman yang menulis pernyataan itu.
Hingga sore ini, kata Abraham, ia masih terus berusaha berkomunikasi dengan Irman. Namun, sambungan teleponnya ke ponsel Irman belum berbalas.
"Dia (Irman), kami hubungi via telepon belum bisa," ujar Abraham.