"LNS yang sudah jelas tumpang tindih, dibubarkan. Fungsinya disesuaikan dengan kementerian dan lembaga yang ada. LNS yang dipertahankan, lihat kemungkinan untuk digabung," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, di tingkat pusat, terdapat 115 LNS yang mengurus berbagai sektor. Dari jumlah itu, 85 LNS di antaranya bentuk berdasarkan amanat undang-undang. Sisanya, delapan atas dasar PP dan 24 didelegasikan Keppres atau Perpres.
Mengutip data Kementerian Pandayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, sepuluh LNS yang dibubarkan pada 2014, antara lain Lembaga Koordinasi dan Pengendalian Peningkatan Kesejahteraan Sosial Penyandang Cacat, Dewan Buku Nasional, Komisi Hukum Nasional, Komite Aksi Nasional Penghapusan Bentuk-Bentuk Pekerjaan Terburuk Untuk Anak-Anak, serta Dewan Pengembangan Kawasan Timur Indonesia.
Pada akhir 2015 hingga awal 2016, Kementerian PANRB mewacanakan pembubaran 14 LNS. Pembicaraan itu kerap dibahas dalam rapat koordinasi tingkat kementerian di kantor Kemenko Polhukam. (sur)