Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah Garut, saat ini, jumlah pengungsi adalah 433 jiwa. Mereka ditempatkan di pos pengungsian Markas Komando Resort Militer 062 Tarumanegara, Garut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga kini, tim gabungan terus melakukan pencarian korban banjir tersebut. Tim yang dikerahkan melibatkan Badan SAR Nasional, TNI, Polri, PMI hingga relawan, dan masyarakat.
"Posko juga masih melakukan pendataan kerusakan dan kerugian di lokasi bencana," katanya.
BNPB juga telah mengirim bantuan logistik senilai Rp2 miliar untuk BPBD Garut dan BPBD Provinsi Jawa Barat. Bantuan tersebut berupa makanan siap saji, selimut, tikar, tenda, pakaian sekolah, kidsware dan lainnya.
"Lalu, dana siap pakai dari Pemerintah untuk mendukung operasional tanggap darurat sebesar Rp400 Juta," kata Willem.
BNPB kini masih melakukan kaji cepat dampak kerusakan bencana. BNPB melakukan pemetaan dengan menerbangkan drone dan memanfaatkan citra satelit Lapan, BIG dan BPPT. Willem pun telah melaporkan jumlah yang meninggal dan penanganan bencana tersebut kepada Presiden Joko Widodo. (rel)