Terkait Pilkada DKI, Boy Sadikin Mundur dari PDIP

Rosmiyati Dewi Kandi & Abi Sarwanto, CNN Indonesia | Kamis, 22/09/2016 13:32 WIB
Terkait Pilkada DKI, Boy Sadikin Mundur dari PDIP Boy Bernardi Sadikin. (Detikcom/Hasan Alhabshy)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Boy Bernardi Sadikin mengundurkan dari partai per tanggal 21 September 2016. Pengunduran diri tersebut terungkap dari surat yang dia tujukan kepada Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri.

Dalam surat yang beredar di kalangan media, Boy mundur dengan tiga alasan. Pertama, “Aspirasi saya tentang kepala daerah Pemprov DKI Jakarta berbeda dengan keputusan Ketua Umum DPP PDIP,” tulis Boy.

Alasan kedua, perbedaan pendapat tersebut dianggap Boy dapat berakibat negatif pada keutuhan dan soliditas PDIP dalam menghadapi pilkada DKI Jakarta 2017.


“Saya secara pribadi tidak ingin menjadi beban bagi PDIP, dan dapat secara bebas menyalurkan aspirasi saya kepada pihak lain yang berkesesuian dengan isi hati nurani dan keyakinan pribadi saya,” tulis Boy dalam alasan ketiga.

Pada akhir surat, Boy mengucapkan terima kasih dan meminta maaf kepada keluarga besar PDIP.

Juru Bicara PDIP Eva Kusuma Sundari membenarkan pengunduran diri Boy. “Beliau tidak sedang menjabat apa-apa, kader biasa jadi tidak ada mekanisme,” ujar Eva ketika dikonfirmasi.

Meski demikian, Eva mengatakan, keputusan lebih lanjut tentang pengunduran diri Boy harus menunggu hasil rapat di DPP PDIP.

Boy Sadikin pernah menjabat sebagai Ketua DPD PDIP DKI Jakarta, sebelum akhirnya mengundurkan diri pada awal tahun lalu. Persoalan internal menjadi alasan Boy mundur kala itu. (rdk)