Dalam surat yang beredar di kalangan media, Boy mundur dengan tiga alasan. Pertama, “Aspirasi saya tentang kepala daerah Pemprov DKI Jakarta berbeda dengan keputusan Ketua Umum DPP PDIP,” tulis Boy.
Alasan kedua, perbedaan pendapat tersebut dianggap Boy dapat berakibat negatif pada keutuhan dan soliditas PDIP dalam menghadapi pilkada DKI Jakarta 2017.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada akhir surat, Boy mengucapkan terima kasih dan meminta maaf kepada keluarga besar PDIP.
Meski demikian, Eva mengatakan, keputusan lebih lanjut tentang pengunduran diri Boy harus menunggu hasil rapat di DPP PDIP.
Boy Sadikin pernah menjabat sebagai Ketua DPD PDIP DKI Jakarta, sebelum akhirnya mengundurkan diri pada awal tahun lalu. Persoalan internal menjadi alasan Boy mundur kala itu. (rdk)