Di atas kertas, calon yang diusung PDIP, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Syaiful Hidayat, juga jauh lebih unggul dibandingkan nama-nama bakal calon lain yang mencuat saat ini. Sebut saja Sandiaga Uno, Yusril Ihza Mahendra, Rizal Ramli, Anies Baswedan hingga Agus Harimurti Yudhoyono. Popularitas dan elektabilitas mereka jelas jauh di bawah Ahok.
Untuk dapat mengusung calon, SBY menggalang kekuatan dengan partai-partai politik lain. Dengan menggandeng tiga partai yaitu Partai Amanat Nasional, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Kebangkitan Bangsa, SBY yang memimpin gerbong empat partai secara khusus menggelar pertemuan di kediamannya di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, sebagai upaya untuk mencari lawan tanding Ahok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keterlibatan aktif SBY dalam pertarungan pilkada Jakarta tak bisa dilepaskan dari posisinya sebagai ketua umum partai sekaligus ketua majelis tinggi. Bahkan SBY juga ikut merangkap sebagai juru bicara partai setelah mengambil alih dari Ruhut Sitompul.
Lebih dari itu, kata Ketua Departemen Politik dan Hubungan International CSIS itu, SBY ingin tetap meneruskan dinasti politik kekuasaannya melalui anak-anaknya. Kesan politik dinasti adalah lumrah sejauh memiliki kapasitas dan kapabilitas.
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Ramadhan Pohan menyebut, munculnya nama Agus Harimurti sebagai salah satu bakal calon pemimpin Jakarta bukan berasal dari keinginan pribadi SBY.
“Banyak yang usul begitu Pak SBY. Baik kader, internal maupun kalangan luar. Pak SBY mencermati semua. Agus memang mutiara dan selalu menonjol dalam pendidikan militer baik domestik maupun internasional,” kata Ramadhan.
Terjunnya SBY secara langsung dalam menggerakkan langkah politik pilkada Jakarta, bagi Ramadhan karena Jakarta sebagai barometer politik nasional.
Sekarang, tinggal seberapa kuat SBY mampu menunjukkan pengaruhnya sebagai eksistensi sekaligus untuk melanjutkan generasi penerusnya, salah satunya melalui Agus Harimurti. Persoalannya kini, apakah sudah saatnya sang putra mahkota tampil di pentas politik atau belum? Ini yang masih belum terjawab.
(rdk)