Kapolri Resmi Lantik Kalemdikpol dan Kapolda Metro

Rinaldy Sofwan, CNN Indonesia | Jumat, 23/09/2016 09:12 WIB
Moechgiyarto sebelumnya menjabat Kapolda Metro Jaya, yang kini akan diisi oleh Muhammad Iriawan yang sebelumnya menjabat Kadiv Propam Polri. Inspektur Jenderal Moechgiyarto. (Detikcom/Lamhot Aritonang)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian resmi melantik Inspektur Jenderal Moechgiyarto sebagai Kepala Lembaga Pendidikan Polri dan Inspektur Jenderal Muhammad Iriawan sebagai Kepala Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya.

Upacara pelantikan dilaksanakan di Markas Besar Polri, Jakarta, Jumat (23/9). Mutasi tercantum dalam Keputusan Kapolri Nomor KEP/933/IX/2016 yang diedarkan lewat surat telegram nomor ST/2253/IX/2016.

"Ini sebuah konsekuensi dari kereta yang sudah bergerak, karena Kalemdikpol sebelumnya, Bapak Syafruddin, sudah menjadi Wakapolri. Jabatan yang ditinggalkan harus diisi," kata Tito.


Moechgiyarto sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Metro, yang kini akan diisi oleh Iriawan. Sementara itu, Iriawan sebelumnya menjabat sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan.

Tito berharap Moechgiyarto bisa memberikan "warna baru dan terobosan kreatif untuk reformasi Polri." Dia juga menyampaikan terima kasih karena sudah menjaga Jakarta selama menjadi Kapolda.

Sementara itu, Iriawan diingatkan bahwa tugas yang akan segera diembannya adalah tugas yang berat. "Apalagi sebentar lagi akan Pilkada, mungkin mungkin suasananya akan cukup panas," kata Tito yang juga mantan Kapolda Metro.

Selain itu, Tito juga melantik Brigadir Jenderal Bambang Sunarwibowo sebagai Asisten Kapolri bidang Perencanaan. Ada pula Brigadir Jenderal Rio Septianda yang dilantik sebagai Kapolda Aceh menggantikan Inspektur Jenderal Husein Hamidi.

Pesan Tito kepada Rio kurang lebih sama dengan pesannya kepada Iriawan. Dia berharap Kapolda baru bisa sukses mengamankan Pilkada.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan jabatan Kadiv Propam masih belum terisi. "Mudah-mudahan pekan depan sudah ada penggantinya, rencananya begitu," kata Boy.

Dalam cara pelantikan tampak hadir para pejabat utama Polri termasuk Wakapolri Komisaris Jenderal Syafruddin. Hadir pula Kepala Badan Intelijen Negara Komisaris Jenderal Budi Gunawan, Menteri Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil dan jajaran Komisi Kepolisian Nasional. (rdk)