Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PKB DKI Jakarta Abdul Aziz berkata, partainya akan memastikan dukungan tersebut dalam waktu dekat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aziz menjamin, dukungan kiai NU pada Pilkada 2017 tidak akan terpecah. Menurutnya, keberadaan Nusron Wahid sebagai nahdliyin di kubu Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat tak akan mengurangi dukungan NU untuk Agus-Sylviana.
Pengurus Besar NU mengizinkan pemuka agama mengerahkan dukungan bagi calon kepala daerah pada Pilkada 2017. Namun NU mengingatkan agar tak menjadikan agama sebagai alat untuk menyerang kandidat kepala daerah yang berbeda keyakinan.
"Pengerahan dukungan itu kan masih dalam konteks positif. Pemuka agama tidak ingin menjatuhkan orang. Kalau sudah berkata 'jangan pilih dia karena kafir', itu yang jadi persoalan," kata Ketua Lembaga Kajian dan Pemberdayaan Sumberdaya Manusia PBNU Rumadi di Jakarta, dua pekan lalu.
Penggunaan isu agama dalam Pilkada dinilai Rumadi akan berdampak negatif. Emosi keagamaan masyarakat akan terganggu dan berakibat pada ketegangan di tengah masyarakat.
"Itu hanya mengaduk-aduk emosi keagamaan masyarakat tetapi tak mendapat hasil apa-apa kecuali ketegangan dalam masyarakat," katanya. (abm)