Kemarin malam, tim pemenangan Anies-Sandi menggelar rapat pleno ketiga terkait program kerja dan strategi untuk pemenangan tim. Rapat pleno ini sebagai upaya untuk menyatukan aspirasi dari seluruh tim pemenangan.
"Hasilnya, kami bersyukur karena sudah ada program kerja. Rapat pertama building the team, rapat kedua target dijelaskan, rapat ketiga program. Dari semua bidang sudah ada, tinggal nanti Selasa depan rapat finalisasi budgeting," kara Mardani di Gedung DPP Gerindra, Jakarta Selatan, Kamis (6/10) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masa kampanye akan dimulai pada 28 Oktober. Anies dan Sandi akan bersaing dengan petahana Basuki Tjahaja Purnama dengan Djarot Saiful Hidayat dan Agus Harimurti Yudhoyono dengan Sylviana Murni.
Relawan ini, Mardani mengatakan, akan bertugas menjadi saksi dan mendata yang berpotensi untuk swing voters agar kemudian dapat diajak untuk berkenalan dengan Anies dan Sandi.
Serangan udara, Mardani mengatakan, akan dimulai dengan tim untuk media konvensional, media sosial, dan tim data saksi pemilih. Ia mengklaim tanggal 8 Oktober tim pemenangan sudah memiliki data pemilih sementara Anies dan Sandi.
Selain itu, akan disediakan tim informasi dan teknologi yang bertugas untuk mengkoneksi langsung setiap saksi di TPS. Hal ini, diklaim Mardani, agar dapat menciptakan realtime count saat pemilihan.
"Operasi politik ini, teman sebelah sana melakukan apa, apa yang bisa kita buat untuk kita kerjasama," ucapnya.
Meski strategi ini telah ditentukan, Mardani mengaku, masih akan melakukan rapat pleno yang dilakukan di Rumah Boy Sadikin. Rapat pleno itu untuk membahas budgeting yang akan dikeluarkan untuk kampanye. (adt)