"Jika ada laporan ada pungli di sini, kami langsung berhentikan sebagai PNS. Saya sekarang hampir setiap hari memberhentikan (PNS)," ujar gubernur yang akrab disapa Ahok ini kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta, Rabu (12/10).
Ahok melontarkan pernyataan ini setelah Presiden Joko Widodo menyatakan ingin memastikan jajaran pemerintahan Indonesia bersih dari pungli. Hal ini disampaikan oleh Jokowi saat mengunjungi lokasi operasi tangkap tangan pungli di Kementerian Perhubungan pada Selasa (11/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu, Ahok meminta warga untuk berpartisipasi dalam upaya pemberantasan pungli dengan melaporkan jika ada proses perizinan yang terlalu lama.
"Kelihatan kok kalau dipersulit. Jadi orang yang enggak puas, bisa datang laporan ke depan (Balai Kota). Dari depan dapat (informasi), ada tim nanti yang turun untuk mengaudit. Begitu (hasil) audit (keluar), kita langsung tahu, ada niat enggak benar," tutur Ahok.
Setelah menemukan kecurigaan pada pos tertentu, Pemprov DKI akan langsung menghubungi pihak inspektorat untuk melakukan investigasi.
"Begitu dia ketemu, enggak bisa mengelak, langsung diberhentikan," kata Ahok. (rdk)