Dari pantauan CNNIndonesia.com, ribuan sudah tiba di depan Balai Kota dan memenuhi semua ruas Jalan Merdeka Selatan. Sambil menunggu kedatangan rombongan utama, massa meneriakkan yel-yel anti Ahok seperti "Bunuh ahok sekarang juga" dan "Gantung Ahok sekarang juga".
Suasana memanas ketika sebagian pendemo berteriak mendesak aparat membuka gerbang Balai Kota. Merespons itu, kepolisian memutar alunan doa asmaul husna dari pengeras suara. Namun, suasana justru semakin memanas.
Para pendemo tak menerima polisi memutar alunan pujian itu. Pasalnya, mereka ingin meneriakkan yel-yel anti Ahok. Pendemo akhirnya melemparkan botol-botol air mineral ke dalam Balai Kota. Sejumlah wartawan terkena lemparan tersebut. Tetapi, suasana ricuh itu tak berlangsung lama.
Lihat juga:PBNU Larang Warga NU Demo Ahok |
Untuk mengantisipasi kerusuhan di pusat pemerintahan DKI Jakarta itu, ratusan personel kepolisian dari unsur Sabhara dan Brimob sudah disiagakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tuntutan utama aksi demo ini adalah agar hukum ditegakkan oleh kepolisian terkait dugaan penistaan agama oleh Ahok.
"Kalau Ahok tidak diperiksa dalam satu minggu ke depan, kami bakal masuk Balai Kota," kata Rizieq.
Ia bahkan mengancam akan mengepung Istana Negara. "Jangan korbankan negara hanya untuk Ahok. Kalau kami dikhianati oleh negara, kami akan datang 10 kali lipat," kata Rizieq. (wis/sur)