Pelaku Bom Gereja Oikumene Berkaus 'Jihad Way of Life'

Vega Probo, CNN Indonesia | Minggu, 13/11/2016 12:18 WIB
Pelaku Bom Gereja Oikumene Berkaus 'Jihad Way of Life' Tim Gegana Brimob Polda Kaltim mengamankan benda diduga sisa bom di lokasi ledakan di depan Gereja Oikumene Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (13/11). (ANTARA FOTO/Amirulloh)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi telah menangkap pelaku peledakan bom di Gereja Oikumene di Samarinda. Pelaku dalam kondisi terluka, namun masih sadarkan diri.

"Satu pelaku sudah diamankan, lagi diperiksa, dan mengalami luka. Kondisi pelaku masih sadar," kata Kapolres Samarinda Kombes Pol Setyobudi Dwiputro saat dikonfirmasi Detikcom, Minggu (13/11).

Menurut Kombes Setyobudi, pelaku yang mengenakan kaos hitam bertuliskan "Jihad Way of Life" serta sebaris kalimat berbahasa Arab tersebut telah dibawa ke Mako Polresta.


Pelaku peledakan bom di Gereja Oikumene di Samarinda mengenakan kaos hitam bertuliskan Pelaku peledakan bom di Gereja Oikumene di Samarinda mengenakan kaos hitam bertuliskan "Jihad Way of Life" serta sebaris kalimat berbahasa Arab. (Dok. Istimewa)


Beberapa saat usai kejadian, akun Facebook Gereja Persekutuan Pantekosta Kanaan Bontang (GPPKB) mengabarkan kronologi peristiwa ini sekaligus menyertakan foto korban ledakan, anak-anak dan dewasa.

Pelaku yang belum diketahui identitasnya tersebut melempar bom diduga molotov ke bagian depan gereja sekitar pukul 10.30 WITA. Ledakan melukai sekitar empat orang, salah satunya balita.

Saat ini, polisi mengamankan lokasi yang dikerumuni warga sekitar.