"Ini gimana, kan gak ada hubungannya antara armada yang mengangkut dengan massa pendemo. Armada angkutan dan pemiliknya kan hanya berhubungan dengan transaksi sewa, ini buat pengusaha angkutan ketakutan. Sama saja teror atau ancaman", ujar Juru Bicara FPI Jateng Zaenal Abidin Petir, Senin (28/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam demo 2 Desember nanti, FPI Jateng berencana memberangkatkan sedikitnya 15 sampai 20 ribu massa sebagai bentuk solidaritas bela Islam terkait kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok.
Sementara itu, Polda Jateng bersama Kodam IV Diponegoro sendiri telah menyiagakan kekuatan satu kompi untuk tiap Kabupaten/Kota guna mengantisipasi aksi yang sama di daerah Jateng. (wis/obs)