FUI Yogyakarta Sisir Baliho Mahasiswi Berjilbab Kampus Lain

Hendrawan Setiawan, CNN Indonesia | Kamis, 08/12/2016 19:10 WIB
FUI Yogyakarta Sisir Baliho Mahasiswi Berjilbab Kampus Lain Ilustrasi. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Yogyakarta, CNN Indonesia -- Forum Umat Islam Daerah Istimewa Yogyakarta berencana melanjutkan upaya penurunan baliho iklan universitas yang menggunakan model perempuan berjilbab.

Aksi protes FUI DIY itu dilakukan menyusul penurunan baliho milik Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW), Yogyakarta. FUI melancarkan aksi protes penurunan baliho lantaran berkeberatan dengan iklan baliho yang memuat gambar mahasiwi berjilbab.

Kepala Divisi Humas FUI DIY, M Fuad Andreago mengatakan FUI berencana mengirimkan surat berkeberatan ke universitas-universitas selain UKDW.


"Kami keberatan muslimah untuk iklan universitas Kristen," ujar Fuad saat ditemui di Yogyakarta, Kamis (8/12).
Protes melalui surat keberatan itu berbeda dengan permintaan penurunan baliho ke UKDW yang disampaikan secara lisan saja.

Menurut Fuad, protes yang dilakukan oleh FUI Yogya merupakan bentuk respons dari keluhan masyarakat muslim dan organisasi masyarakat Islam di Yogyakarta. FUI mengklaim beranggotakan 120 ormas Islam se-DIY.

Fuad menolak aksi protes mereka dianggap sebagai ancaman karena aksi yang dilakukan terhadap UKDW merupakan buah dari kesepakatan. Apalagi, kata Fuad, UKDW mencopot sendiri balihonya.

"Kalau sudah menjadi keresahan maka dikhawatirkan massa datang bergerombol dan melepas sendiri. Justru FUI memfasilitasi," kata Fuad.
Berdasarkan informasi di lapangan, setidaknya ada dua universitas selain UKDW yang memajang iklan baliho dengan model mahasiswi berjilbab. Baliho dua universitas itu dipajang di kawasan Gejayan dan Babarsari, Yogyakarta.

FUI DIY sebelumnya memprotes keberadaan iklan baliho UKDW karena memuat model mahasiswi berjilbab. Rektor UKDW, Henry Feriadi menganggap permintaan FUI DIY ini sebagai ancaman karena ada akibat bila baliho tidak diturunkan.

Henry menyatakan pihaknya diberi tenggat melepas baliho dengan gambar sama -yang berada di 5 titik di Yogyakarta- maksimal Kamis sore jam 17:00 WIB.