Gagal Bertemu Ganjar, Warga Kendeng Berdemo Mendirikan Tenda

Damar Sinuko, CNN Indonesia | Senin, 19/12/2016 20:38 WIB
Gagal Bertemu Ganjar, Warga Kendeng Berdemo Mendirikan Tenda Warga Kendeng menuntut penutupan pabrik semen di Rembang. (CNN Indonesia/Damar Sinuko)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ratusan warga Kendeng, Rembang kembali berdemonstrasi menuntut penutupan pabrik semen di Rembang, Jawa Tengah. Pedemo yang tak berhasil menemui Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, mendirikan tenda di depan Kantor Gubernur Jateng di Jalan Pahlawan Semarang, Senin (19/12).

Massa pedemo terdiri dari warga Kendeng bersama Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) menuntut agar Ganjar segera menutup pabrik karena izin lingkungan pabrik semen di Rembang telah dicabut lewat putusan Mahkamah Agung pada 5 Oktober lalu.

"Kami kesini ingin bertemu pak Ganjar. Kami ingin tahu sikap dan ketegasannya, kok malah jadi mencla-mencle,” kata salah satu Koordinator JMPPK Gunretno saat berorasi.
Pedemo kecewa dengan sikap Ganjar yang seolah mengalihkan perkara dengan mempersoalkan daftar nama warga yang terdapat nama Ultraman dan Power Rangers.


“Sekarang ada nama Ultraman dan Power Rangers dipersoalkan, tapi putusan MA justru dilupakan. Seolah-olah kok ulur waktu minta ketemu sana-sini", kata Gunretno.

Senada dengan Gunretno, perwakilan masyarakat juga mencibir Ganjar dalam sikapnya yang cenderung berpihak pada pabrik Semen. Terlebih, Ganjar sempat berkelit mempertanyakan aksi penolakan yang baru dilakukan mulai tahun 2014, sedangkan izin lingkungan keluar tahun 2012.

"Kami tidak tahu jalan pikirannya pak Ganjar. Kami ada kok dokumen aksi 2012 lalu, meski belum besar seperti sekarang. Sudahlah pak Ganjar, jangam berkelit terus. Bapak ini ada apa dengan Semen Indonesia", ujar Joko Prianto kepada CNNIndonesia.com.
Menurut salah satu staf Kantor Gubernur Jawa Tengah, saat ini Ganjar Pranowo sedang berkunjung ke Banyumas. Namun oleh staf tersebut, Ganjar berjanji akan menemui perwakilan warga Kendeng pada Selasa esok. Setelah dijanjikan akan bertemu Ganjar, pedemo membubarkan diri sore hari dengan pengamanan polisi. (yul)