"Kelompok ini terkait dengan salah satu anak buah Dulmatin. Namanya Abu Haikal. Dia ditahan di LP Cipinang, Jakarta," tutur Tito.
Tito, mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, mengatakan para terduga teroris di Tangerang Selatan itu, masing-masing bernama Adam, Omen, Irwan dan Helmi, pernah dipidana karena kasus kekerasan. Saat mendekam di LP Cipinang itulah, kata Tito, satu dari empat orang itu bertemu dengan Abu Haikal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum penindakan Rabu pagi tadi, Tito berkata, personel kepolisian telah mengikuti aktivitas empat terduga teroris tersebut.
Dian adalah tersangka tindak pidana terorisme yang ditangkap di Bekasi, Jawa Barat. Ia dituduh merencanakan aksi bom bunuh diri atau sebagai calon pengantin dengan bom dalam bentuk alat memasak nasi.
Pada penangkapan pagi tadi, tiga terduga teroris tewas dalam baku tembak. Tito berkata, personelnya menemukan satu pucuk revolver yang digunakan para terduga teroris untuk menyerang polisi.
Adapun, tiga dari lima bom yang ditemukan di lokasi kejadian telah diledakkan polisi. Tito menyebut bom tersebut berdaya ledak rendah berbahan dasar potasium nitrat.