Suasana di kawasan dalam Istana Bogor pada hari ini memang cukup berbeda. Istana yang biasanya terlihat formal, pada pagi tadi justru diramaikan oleh hilir mudik para pedagang kaki lima.
Para pedagang datang berseragam batik. Mereka diminta untuk menyiapkan makan siang kepada para menteri dan kepala lembaga negara mengikuti sidang kabinet.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, semua pedagang yang datang sepenuhnya berdasarkan permintaan langsung dari Presiden Jokowi.
Kesempatan pertama terjadi di pengujung tahun lalu. Saat itu ia menyajikan mie goreng dan mie kuah.
Rohman bercerita, ia diundang setelah sehari sebelumnya bertemu langsung dengan Presiden Joko Widodo.
"Kemarin saya bertemu Pak Jokowi langsung. Pas keluar kediaman, beliau bilang, 'ini sudah siap dipesan?' Yang pesan anaknya yang cowok," kata Rohman.
Cerita Rohman tak berhenti di situ. Ia juga mengungkapkan kebiasaan putri Presiden Jokowi, Kahiyang Ayu. Menurutnya, Kahiyang cukup sering jajan makanan dari pedagang kaki lima yang biasa mangkal di sekitar Istana Bogor.
Saking seringnya, kata Rohman, Kahiyang Ayu bahkan memiliki penjual nasi goreng langganannya. Pedagang itu bernama Latif.
"Sebenarnya anak-anak Pak Jokowi sering pesan nasi goreng. Tapi yang datang pesan orang lain," ucap Rohman.
Hari ini, Latif termasuk salah satu pedagang yang dibawa ke Istana Bogor. Menurut Rohman, ini sudah ketiga kalinya Latif menjajakan makanan di Istana.
Perbincangan dengan Rohman tak berlangsung lama. Sebab ia harus kembali melayani permintaan tamu. Suara piring terdengar berdentang-dentang. (wis/asa)