Puncak Musim Hujan Lewat, Potensi Banjir Besar Jakarta Turun

Suriyanto, CNN Indonesia | Senin, 30/01/2017 10:17 WIB
Puncak Musim Hujan Lewat, Potensi Banjir Besar Jakarta Turun Puncak musim hujan di Jakarta diperkirakan sudah lewat. Meski begitu, potensi banjir masih tetap ada. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Puncak musim hujan untuk wilayah DKI Jakarta sudah lewat. Meski begitu, potensi banjir di ibukota tetap harus diwaspadai.

Menurut Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ramlan, yang harus diwaspadai saat ini adalah intensitas hujan harian.

Hujan dengan intensitas tinggi diperkirakan akan turun hingga sepekan ke depan.
Menurut Ramlan, puncak musim hujan untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya terjadi pada Desember hingga Januari. "Tapi Februari dan Maret masih masuk kategori musim hujan," kata Ramlan kepada CNNIndonesia.com, Senin (30/1).


Meski intensitas hujan diperkirakan telah berkurang, banjir harus tetap diwaspadai. Hal ini banjir di Jakarta bukan hanya dipengaruhi oleh hujan di wilayah ibu kota. Huja di wilayah Bogor sebagai kawasan hulu Sungai Ciliwung menurut Ramlan juga harus diwaspadai.

Sama dengan Jakarta, wilayah Jawa Barat termasuk Bogor diperkirakan masih akan terus diguyur hujan pada awal Februari.

"Kalau hujan harian cukup lebat, ada potensi banjir meski tidak lama. Ini yang harus diwaspadai dalam sepekan ke depan," kata Ramlan.

Dari sisi wilayah, Ramlan menyebut wilayah utara dan barat Jakarta jadi lokasi yang paling besar berpotensi banjir karena curah hujan yang cukup tinggi.
Jika benar apa yang diperkirakan BMKG, maka cerita banjir lima tahunan di Jakarta tahun ini tak akan terjadi. Banjir besar di sejumlah wilayah ibu kota pernah terjadi pada tahun 1996, 2002, dan 2007.

Akhir 2012 hingga awal 2013 juga pernah terjadi hal serupa saat sejumlah wilayah di Jakarta tergenang.

Belum lima tahun sejak banjir 2013, banjir besar kembali melanda Jakarta pada awal 2015. Saat itu ada lebih dari 50 titik banjir, termasuk genangan air di Istana dan Balai Kota DKI Jakarta. (sur/rdk)