Sekretaris Kelurahan Arjuna, Ganjar Budi mengatakan, pria tersebut masuk ke kelurahan saat dikejar-kejar warga. "Saat dia masuk, kami semua panik karena dia bawa pisau dan mengancam," kata Ganjar seperti diberitakan Antara, Senin (27/2).
Pria ini dikejar warga sekitar karena sebelum masuk kantor keluarahan dia meledakan sebuah bom panci bertekanan tinggi (presto) yang berdaya ledak rendah. Ia kemudian dikejar warga dan bersembunyi ke kelurahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mana pimpinan di sini, saya tidak takut," kata Ganjar menirukan perkataan pelaku. Namun pertanyaan itu tak dijawab para pegawai kelurahan.
Tak beberapa lama kemudian, polisi datang. Para pegawai pun memilih kabur menyelamatkan diri keluar kantor kelurahan.
Lihat juga:Pelaku Peledakan Bom Panci di Bandung Tewas |
Polisi akhirnya menembak pria tersebut, dan saat menjalani perawatan medis meninggal dunia.
(sur/yul)