Peneliti Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syafuan Rozi berpendapat, Sumarsono dianggap cukup berpengalaman menggantikan posisi gubernur untuk sementara waktu. Sebab menurutnya, dia sudah pernah menjabat posisi plt di beberapa daerah, Jakarta dan Sulawesi Utara.
"Dia senior dan cukup berpengalaman. Jam terbangnya memang di jabatan senior untuk jadi Plt, walaupun ada pro dan kontra juga kewenangan yang dilakukan waktu itu," kata Syafuan kepada CNNIndonesia.com, Senin (6/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Justru kalau ada orang baru yang bukan Pak Soni, mungkin tidak mengalami kritik, dan bagaimana harus menangani masalah Jakarta di masa transisi," katanya.
Plt Gubernur DKI akan mengisi mengisi posisi Ahok selama masa kampanye putaran kedua Pilkada DKI yang berlangsung pada 7 Maret hingga 15 April. Selama masa sosialisasi, cagub dan cawagub petahana wajib mengambil cuti.
Tiga hari setelah masa kampanye, yakni 16, 17, dan 18 April, pasangan calon dilarang kampanye. KPU menetapkan tiga hari tersebut sebagai masa tenang. Sementara pemungutan suara akan diselenggarakan KPU DKI pada 19 April. (pmg/obs)