Setidaknya ada 50 orang satuan petugas gabungan Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan dan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum Kelurahan Kuningan Barat yang bekerja membersihkan saluran air di kawasan tersebut.
Menurut Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Selatan Holi Susanto, proses pengerukan sendiri sudah dilakukan sejak pukul 07.30 WIB pagi tadi. Sumarsono yang tiba menggunakan setelah olahraga berwarna putih dan hitam langsung menyapa dan menanyai para petugas yang menyelam untuk mengangkat timbunan lumpur di dalam gorong-gorong.
"Sudah berapa jam di dalam? Sudah makan belum?" kata Sumarsono, Jumat (10/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Risih, Pak," ujar salah seorang petugas.
Selain sampah dan sedimen lumpur, para petugas juga menemukan bongkahan-bongkahan kecil sisa pembangunan di dalam saluran air. Hal ini, lanjut Holi, kemungkinan besar dikarenakan kebiasaan masyarakat membuang sisa pembangunan ke saluran air. Akibatnya mengeras dan menyumbat saluran.
Menanggapi hal tersebut, Sumarsono mengungkapkan pihaknya akan segera memanggil sejumlah pihak terkait untuk membahas rancangan pola baru saluran air di ibu kota.
"Kami sedang memikirkan bagaimana caranya agar ke depan nanti kabel-kabel ini tidak ada dalam saluran drainase lagi," ujarnya. (asa)