Partai besutan Surya Paloh ini adalah partai pertama yang meyatakan dukungannya pada salah satu nama. Surya hadir langsung dalam deklarasi kemarin.
Dalam pernyataanya, Surya mengatakan, Emil, sapaan Ridwan, merupakan pintu masuk dukungan Jabar untuk Jokowi. Maklum, jumlah pemegang hak suara di provinsi ini terbanyak dibandingkan provinsi lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kang Emil dengan Pak Jokowi ini sama. Tidak terlalu jauh usianya. Kang Emil bagus kalau dengan Jokowi," kata Surya.
Kecocokan Emil dan Jokowi menurutnya tak hanya dari segi usia. Bos Metro TV ini menilai keduanya mempunyai visi dan misi sama, yakni percepatan pembangunan dengan cara menerapkan sistem keterbukaan akses.
"Di tengah-tengah besarnya kompleksitas bangsa dan tantangan global, negara tidak mudah dijalankan apabila tidak ada upaya dan moralitas. Saya kira Jokowi masih konsisten," ujarnya.
NasDem mendeklarasikan dukungan pada Ridwan Kamil di Pilkada Jabar. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono). |
Dalam Pilkada di Kota Bandung 2013, Emil bersama wakilnya Oded Muhammad Danial, diusung Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera.
Selain Emil, sejumlah tokoh Jabar juga sudah menyatakan kesiapannya untuk berlaga di Pilkada.
Wakil Gubernur Jabar saat ini, Deddy Mizwar adalah salah satunya. Deddy mengaku telah menjajaki komunikasi dengan sejumlah parpol.
Kang Emil dengan Pak Jokowi ini sama. Tidak terlalu jauh usianya. Kang Emil bagus kalau dengan JokowiSurya Paloh - Ketua Umum NasDem |
Ia menyerahkan sepenuhnya soal dukungan yang nanti diberikan pada parpol.
Nama lain adalah Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Selain bupati, Dedi juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah Golkar Jawa Barat.
Dewan Pimpinan Pusat menyebut nama Dedi menjadi yang terdepan untuk diusung. Selain orang nomor satu Golkar di Jabar, Dedi dinilai paling siap dan selama ini sudah banyak turun ke warga.
"Karena itu peluang Dedi untuk maju lebih besar. Karena sekarang Dedi adalah Ketua (DPD Golkar)," kata Sekretaris Jenderal Golkar Idrus Marham.
Dedi juga telah mendapat dukungan maju dari sebagian pengurus di tingkat DPD II Golkar Jawa Barat.
Sementara itu Dedi sendiri menyerahkan sepenuhnya pengusungan dirinya di Pilkada Jabar ke DPP Golkar. Ia mengaku masih fokus menyelesaikan masa jabatannya di Purwakarta.
"Tunggu saja keputusan DPP seperti apa," ujar Dedi.
Nama istri Ahmad Heryawan, Netty Prasetyani juga muncul ke permukaan. Netty mengaku mendapat dukungan dari sang suami.
Sementara dari Parpol, ia mengaku belum ada komunikasi resmi terkait Pilkada tahun depan.
"Insya Allah, kalau Allah mengizinkan," ujar Netty.
Aher mengklaim sudah menjalin komunikasi dengan parpol untuk bisa mengusung istrinya. Ia membantah jika rencana pencalonan istrinya ini sebagai upaya membangun dinasti poltik di Jabar.
Aher menilai, Netty pantas untuk diusung sebagai calon gubenur karena memang pantas dan profesional.
[Gambas:Video CNN]
NasDem mendeklarasikan dukungan pada Ridwan Kamil di Pilkada Jabar. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).