Soal Kepuasan Kinerja, Susi Kalahkan Sri Mulyani

Joko Panji Sasongko, CNN Indonesia | Rabu, 22/03/2017 19:34 WIB
Menteri KKP Susi Pudjiastuti mendapatkan kepuasan publik sebesar 26,3 persen terkait dengan kinerja sedangkan Sri Mulyani mencapai 4,4 persen. Menteri KKP Susi Pudjiastuti mendapatkan kepuasan publik sebesar 26,3 persen terkait dengan kinerja sedangkan Sri Mulyani mencapai 4,4 persen. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Lembaga survei Indo Barometer menyatakan, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti merupakan menteri yang memiliki kinerja paling baik di era pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Predikat tersebut disebabkan oleh keberhasilan Susi dalam mereformasi pengelolaan kawasan laut Indonesia.

Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari mengatakan, penilaian terhadap Susi diperoleh dari hasil survei bertema “Evaluasi Publik Dua Setengah Tahun Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla” yang dilakukan di 34 provinsi pada tanggal 4-14 Maret 2017. Survei tersebut dilakukan terhadap 1.200 responden dengan margin of error sebesar 3 persen.

“Nama menteri yang disebut oleh publik mempunyai kinerja bagus adalah Susi Pudjiastuti,” ujar di Jakarta, Rabu (22/3).
Qodari menerangkan, dalam survei tersebut, Susi memperoleh persentase sebesar 26,3 persen dari total dukungan terhadap kinerja para menteri secara umum sebesar 51,3 persen. Sementara itu, sebanyak 30,9 persen publik menyatakan tidak puas dan 17,8 persen tidak menjawab atau tidak tahu.


Qodari berkata, persentase kepuasan terhadap Susi didasari atas sejumlah alasan, seperti bisa memberantas pencuri ikan (17,4 persen), tegas (13 persen), menertibkan kapal asing (7,5 persen), menjaga hasil laut (2,9 persen), dan berani (1,8 persen).

Lebih lanjut, ia menyampaikan, sejumlah menteri juga mendapan penilaian atas kinerjanya dari publik, di ataranya Menag Lukman Hakim Syaifuddin (12,3 persen), Mensos Khofifah Indar Parawansa (8,3 persen), Menkes Nila Moeloek (8,2 persen), Wamen ESDM Archandra Tahar (6,4 persen), Menkeu Sri Mulyani (4,4 persen), Menko PMK Puan Maharani (4,3 persen).

Selanjutnya, Mendikbud Muhadjir Effendi (2,2 persen), Mendagri Tjahjo Kumolo (1,6 persen), Menristek Muhammad Nasir (1,6 persen), Menpora Imam Nachrowi (1,4 persen), Menko Kemaritiman Luhut B Pandjaitan (1,4 persen), dan Mentan Amran Sulaeman (1,3 persen).

“Sementara itu Menteri ESDM Ignasius Jonan sebesar 1,2 persen dan menteri lainnya di bawah 1 persen,” ujarnya.

Terkait dengan kinerja KKP, sebanyak 17 kapal ikan asing yang duga mencuri ikan di perairan Indonesia ditangkap pada bulan ini. Penangkapan dilakukan di dua kawasan perairan terluar yakni di Natuna dan Sulawesi Utara.

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Kementerian Keluatan dan Perikanan Eko Djalmo Asmadi mengatakan, kapal ikan asing itu ditangkap oleh petugas yang tengah patroli.

Penangkapan pertama terjadi pada 12 Maret lalu di Natuna. Lima kapal berbendera Vietnam diamankan beserta 44 orang anak buah kapal.