Hal itu disampaikan Presiden menjawab pertanyaan wartawan setelah meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Nusantara, Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyah, Cipulus Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (25/4) sore.
"Tidak ada. Hari ini tidak ada reshuffle. Minggu ini enggak ada. Bulan ini juga enggak ada," kata Presiden dalam keterangan pers yang diterima CNNIndonesia.com.
Lihat juga:Sinyal Perombakan Kabinet Jilid III |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pak Ahok itu masih Gubernur DKI Jakarta sekarang ini sampai Oktober (2017)," ucap Presiden.
Isu Makar
Sementara itu, terkait dengan tulisan jurnalis asing Allan Nairn tentang dugaan makar, Presiden mempersilakan wartawan menanyakannya kepada jurnalis yang menulis dugaan makar tersebut.
"Yang menulis siapa? Ya, ditanyakan ke Allan Nairn. Kok tanyakan ke saya. Tanyakan ke yang nulis," ucap Presiden.
Isu makar kembali menyeruak dipicu tulisan Nairn yang menyebut bahwa rencana makar di Indonesia juga diduga melibatkan petinggi militer. Ia menulisnya dalam artikel berjudul Trump's Indonesian Allies in Bed with ISIS-Backed Militia Seeking to Oust Elected President yang pertama kali diterbitkan lewat situs The Intercept.
Nairn menulis bahwa salah satu faktor terkait upaya makar itu adalah karena pemerintahan Jokowi yang memberikan ruang kepada korban Tragedi 1965 dengan digelarnya simposium pada April lalu.
Simposium itu menghadirkan para keluarga korban Tragedi 1965.