Puncak Arus Mudik Kalimalang Diprediksi Hingga Jelang Sahur

Abi Sarwanto, CNN Indonesia | Jumat, 23/06/2017 05:04 WIB
Puncak Arus Mudik Kalimalang Diprediksi Hingga Jelang Sahur Puncak arus mudik di sepanjang Jalan Kalimalang dari arah Jakarta menuju Bekasi dan jalur Pantura diprediksi telah terjadi malam ini hingga menjelang sahur. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Puncak arus mudik yang terjadi di sepanjang Jalan Kalimalang dari arah Jakarta menuju wilayah Bekasi dan jalur Pantai Utara (Pantura) diprediksi telah terjadi malam ini hingga menjelang sahur.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com saat melintasi sepanjang Jalan Kalimalang hingga wilayah Bekasi Timur, kepadatan volume kendaraan mulai terasa di persimpangan Caman, hingga Grand Dhika, Bulak Kapal. Kepadatan itu terasa hingga pukul 2 dini hari.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestro Bekasi Kota Ajun Komisaris Besar Polisi I Nengah Adi Putra, mengatakan mayoritas pemudik yang melewati jalur Kalimalang, memilih berangkat ke daerah tujuan mudik masing-masing pada malam ini karena besok sudah memasuki cuti bersama.


"Puncak arus mudik malam ini, karena besok sudah libur bersama. Kemungkinan besok cukup ramai juga tapi, puncaknya malam ini," kata Nengah saat ditemui CNNIndonesia.com, Jumat dini hari (23/6).
Nengah menjelaskan, berdasarkan data Posko Pelayanan Polres Metro Bekasi Kota di depan Mall Bekasi Cyber Park, telah terjadi peningkatan volume kendaraan roda dua hingga pukul malam tadi yang mencapai angka 30.290.

Angka itu diprediksi akan semakin bertambah mencapai 50-60 ribu kendaraan roda dua hingga menjelang waktu sahur. Sementara sejak Senin (19/6) hingga Rabu (21/6), terdapat 29.336 kendaraan roda dua yang melintasi jalur tersebut.

"Jadi untuk di jalur arteri, kepadatan terjadi di malam hari terutama setelah waktu isya sampai nanti sebelum sahur," ujarnya.
Nengah berpandangan, Jalan Kalimalang menjadi favorit para pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua. Namun, kendaraan roda empat juga mengalami peningkatan volume kendaraan pada malam ini.

"Kendaraan roda empat sampai jam 20.00 malam tadi mencapai 1.600 di wilayah arteri. Ada peningkatan, kurang lebih 40 persen dibanding kemarin. Tapi kalau nanti dihitung sampai besok pagi bisa 100 persen dari kemarin," ujarnya.

Sejumlah langkah antisipasi, kata Nengah, telah disiapkan Satlantas Polrestro Bekasi Kota, seperti menerjunkan petugas di persimpangan rawan kemacetan, menutup beberapa titik jalur putar balik dan memprioritaskan kendaraan roda dua di Jalan KH. Noer Ali selepas persimpangan Bekasi Cyber Park (BCP).
"Di simpang BCP ini sebagian kami alihkan ke kanan arah Bekasi timur. Kami utamakan roda dua untuk melintasi jalur arteri Kalimalang ini," katanya.

Nengah menghimbau kepada para pemudik, terutama yang menggunakan kendaraan roda dua agar selalu waspada dan berhati-hati, serta memanfaatkan posko mudik untuk beristirahat.

Apalagi, di beberapa titik, seperti di daerah Sumberarta, kondisi jalan cenderung bergelombang imbas pembangunan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu).