Pemudik Diimbau Cek Hipertensi di Pos Kesehatan Terdekat

Bimo Wiwoho, CNN Indonesia | Sabtu, 01/07/2017 22:41 WIB
Pemudik Diimbau Cek Hipertensi di Pos Kesehatan Terdekat Kapolri Jenderal Tito Karnavian bersama Menteri Kesehatan Nila F. Moeleok saat memantau kesiapan aru mudik dan balik Lebaran 2017. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek meminta kepada para pemudik khususnya bagi pengemudi yang menempuh perjalanan jauh agar mengecek tekanan darah di pos-pos kesehatan yang telah didirikan Kementerian Kesehatan di sepanjang jalur mudik.

Nila khawatir terjadi peristiwa yang kurang mengenakkan akibat tekanan darah pengemudi telah berada di atas normal atau hipertensi karena tidak mengecek secara berkala. Selain itu, Nila juga meminta agar para pengemudi istirahat secukupnya agar dapat berkendara dalam keadaan yang bugar.

"Saya mengharapkan pemudik dan pengemudi dapat memanfaatkan rest area dan pos kesehatan yang telah tersedia untuk cek hipertensi dan istirahat minimal empat jam setelah berkendara," tutur Nila dalam siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, Sabtu (1/7).


Nila menaruh perhatian yang lebih perihal pengecekkan tekanan darah karena sejauh ini, sudah banyak pemudik yang tekanan darahnya tinggi saat dicek di pos kesehatan.

Selain hipertensi, keluhan lain yang banyak diterima pihak Kemenkes antara lain infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), maag, dan kelelahan.

Ia juga tidak lupa mengingatkan kepada pemudik yang menggunakan sepeda motor agar tidak sungkan mendatangi pos kesehatan. Perihal ini, Nila mencemaskan kesehatan anak yang dibawa pemudik pengguna sepeda motor.

"Kecelakaan motor jauh lebih banyak dan kejadian anak Balita meninggal terkena hipotermia disebabkan anak itu kedinginan dan orang tuanya tidak mengetahui," imbuh Nila.

Demi kemudahan pemudik mendapat pelayanan kesehatan, Nila mengaku pihaknya telah mendirikan kurang lebih 3.826 pos kesehatan di seluruh Indonesia. Pos-pos tersebut didirikan oleh dinas kesehatan setempat sesuai dengan arahan dari Kemenkes.

Pihak Kemenkes juga menyediakan layanan call center Public Service Centre ke nomor 119. Layanan itu, kata Nila, dapat dimanfaatkan pemudik agar langsung mendapat pertolongan jika terjadi kecelakaan.

Layanan itu pun bisa digunakan apabila ada pemudik yang sakit di tengah perjalanan.