Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, rencana pembentukan tim investigasi telah disampaikan ke KPK sejak 16 Juni lalu saat dirinya menggelar pertemuan dengan sejumlah komisioner lembaga antirasuah itu.
Lihat juga:Menanti Akhir Cerita Teror Novel Baswedan |
Tito melanjutkan, tim yang akan dibentuk Polri dan KPK bukan tim independen pencari fakta seperti banyak disarankan sejumlah kalangan. Tim itu adalah tim investigasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bukan tim pencari fakta, kalau pencari fakta tidak pro justisia, hasilnya tak dapat dijadikan barang bukti untuk ke pengadilan. Makanya kami membentuk tim investigasi karena kami menganggap sudah ada tindakan pidana," tutur Tito.
Hingga hari ini, polisi telah memeriksa sejumlah orang yang dicurigai sebagai pelaku teror,namun belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.
Sementara itu Novel dalam wawancara dengan majalah Time menduga ada keterlibatan petinggi Polri dalam teror penyiraman keras itu.