"Mereka (Eggi dan Ampi) itu tetangga, sering bertemu di Masjid saat salat subuh," kata Razman di Bareskrim Polri, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Senin (28/8).
Meskipun sering bertemu, Eggi melalui Razman menyebut tak pernah sekalipun membicarakan media Saracen. Selama ini kata dia, mereka berdua hanya menjalin hubungan sebatas tetangga saja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eggi sendiri melalui kuasa hukumnya, telah melaporkan sejumlah orang dan pemilik akun media sosial yang menyebarkan fitnah tentang keterlibatannya dalam grup Saracen.
Seperti Eggi, Mayor Jendral Purnawirawan Ampi Tanudjiwa merupakan salah satu orang yang namanya tertulis sebagai Dewan Pembina di struktur organisasi Saracen.
Ketiganya berinisial JAS (32), MFT (43), dan SRN (32). Mereka ditangkap dengan dugaan menyebarkan ujaran kebencian lewat Saracen. Ketiga dalang sindikat Saracen dijerat dengan Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). (djm/djm)