Pengungsi Gunung Agung Tembus 134 Ribu, Bantuan Cukup 30 Hari

Dias Saraswati, CNN Indonesia | Kamis, 28/09/2017 21:25 WIB
Bertambahnya jumlah pengungsi karena ada masyarakat yang sebenarnya sudah tinggal di radius aman namun tetap mengungsi ke posko pengungsian. BNPB memastikan meski pengungsi Gunung Agung mencapai 134 ribu bantuan cukup hingga 30 hari. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Bali, CNN Indonesia -- Jumlah warga yang mengungsi karena ancaman letusan Gunung Agung di Karangasem, Bali masih terus bertambah hingga saat ini.

Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Kamis (28/9) sore jumlah pengungsi telah mencapai 134.229 jiwa di 484 titik yang tersebar di sembilan Kabupaten/Kota.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, meningkatnya jumlah pengungsi karena pendataan yang masih terus dilakukan sampai saat ini.


“Bertambahnya karena pendataan, jadi ada masyarakat yang sebenarnya sudah mengungsi tapi belum masuk pendataan, kata Sutopo saat dihubungi CNNIndonesia.com.

Selain itu, bertambahnya jumlah pengungsi tersebut juga karena ada masyarakat yang sebenarnya sudah tinggal di radius aman namun tetap mengungsi ke posko pengungsian.


Menurut Sutopo, hal itu dikarenakan kurangnya pemahaman pengetahuan masyarakat terkait batas radius berbahaya di lapangan.

“Yang masyarakat di daerah aman tidak tahu dia berada di titik mana,” ujarnya.

Sementara itu, dalam keterangan tertulis kepada awak media, BNPB menyatakan kebutuhan logistik para pengungsi cukup sampai 30 hari ke depan.

Sampai saat ini, bantuan juga masih terus berdatangan, baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga sumbangan dari masyarakat.

“Ketersediaan logistik mencukupi hingga satu bulan ke depan,” ucap Sutopo dalam keterangan resmi tersebut.


Distribusi bantuan, ia melanjutkan, juga berjalan dengan lancar. Jika masih ada beberapa titik pengungsian yang belum terjangkau bantuan, menurut Sutopo, karena posko pengungsi mandiri itu tidak melaporkan kepada petugas.

“Pendataan terus dilakukan agar penyaluran bantuan dapat melayani semuanya,” tuturnya.