Deputi Pemberantasan BNN Inspektur Jenderal Arman Depari mengatakan petugas BNN menembak TMJ setelah melakukan perlawanan saat hendak ditangkap. Tersangka akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru.
"TMJ melawan petugas dan mencoba melarikan diri, sehingga oleh petugas BNN dilakukan tindakan tegas dan terukur melumpuhkan dengan tembakan mengakibatkan tersangka meninggal dunia ketika dalam perjalanan ke rumah sakit,” kata Arman dalam keterangan tertulisnya yang diterima CNNIndonesia.com, Jumat (6/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah itu, lanjutnya, petugas BNN melakukan pengembangan penyidikan dan mengetahui bahwa ZA bekerja sama dengan TMJ untuk mendistribusikan sabu dan ekstasi itu ke tangan pemesan. Tim pun langsung bergerak untuk menangkap TMJ.
Jenderal polisi bintang dua itu menyampaikan, TMJ masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru. Sedangkan ZA bersama sejumlah barang bukti telah dibawa ke Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur untuk keperluan penyidikan lebih lanjut.
Adapun barang bukti yang dibawa selain sabu dan ekstasi, dia menambahkan, satu unit mobil Mistsubishi Pajero berwarna silver, satu unit mobil Honda CRV berwarna hitam, dan beberapa unit telepon seluler.