PKB punya 20 kursi sementara PDIP 19 kursi. Gabungan kursi dua partai ini lebih dari cukup untuk Gus Ipul mendaftar sebagai calon gubernur.
"Keputusan ini akan saya bawa ke berbagai pihak, saya ajak juga kekuatan-kekuatan lain, partai lain untuk sama-sama koalisi," kata Gus Ipul di Kantor DPP PDIP, Minggu (15/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya belum bisa tahu, yang kami lakukan adalah komunikasi, memanfaatkan kesempatan yang dibuka partai, kami sampaikan pikiran kami, kalau kemudian cocok alhamdulillah, kalau tidak kami memahami," ucap Gus Ipul.
"PDIP sebagai partai sehat membuat mekanisme, lalu dilaksanakan dengan konsisten, satu penghormatan saya kepada PDIP," kata Wakil Gubernur Jawa Timur ini.
"Bagiamana mengelola pemerintahan dengan inovasi dengan terobosan untuk supaya pencapaian yang disebut dengan kesejahteraan umum itu lebih cepat dicapai," ucapnya.
Gus Ipul mengungkapkan dirinya merasa terhormat telah dipasangkan dengan Abdullah Azwar Anas sebagai calon wakil gubernur. Menurutnya, Azwar sebagai Bupati Banyuwangi, merupakan salah satu kepala daerah berprestasi di Jatim.
Menurut Gus Ipul, Azwar juga mampu membuka keterisolasian Banyuwangi yang dulunya dikenal sebagai kabupaten yang susah diakses.
Di sisi lain, calon wakil gubernur Jatim Abdullan Azwar Anas juga merasa terhormat telah dipilih oleh PDIP untuk mendampingi Gus Ipul dalam Pilgub Jatim 2018 mendatang.
Bagi Azwar, Gus Ipul merupakan sosok yang humanis, dan menurutnya sosok humanis itu sangatlah relevan dengan situasi yang ada saat ini.