Sebelumnya di pos polisi yang dekat gerbang pejalan kaki masuk Mapolda Metro Jaya itu, ditemukan dua tas mencurigakan. Setelah selesai diperiksa, isi dua tas tersebut ternyata berisi pakaian. Saat ini kedua tas tersebut telah dibawa ke Resmob Polda Metro Jaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari Malaysia, sudah enam hari di sini. Katanya dia nitipin saja," ujar Sulistyo.
Pria itu diamankan di bawah jembatan penyebarangan Mapolda Metro Jaya-Plaza Semanggi. Di tengah kerumunan orang banyak, polisi merangkulnya untuk kemudian dibawa ke dalam Mapolda Metro Jaya.
Hingga berita ini dimuat, polisi belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut terkait insiden tersebut.
Secara terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan pria warga negara Malaysia itu diketahui bernama Mohd Hairulanuar Bin Sulaiman.
"Itu saksi, sedang kami dalami," ujarnya di Mapolda Metro Jaya.
Kedua tas itu ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB. Argo mengatakan, karena tidak mengetahui kepemilikan tas itu petugas piket menghubungi kepala operasi Polda Metro Jaya.
Kemudian, Argo mengatakan, Karoop menghubungi penjinak bom yang tergabung dalam Tim Gegana Polda Metro Jaya.
"Jadi dua tas itu ditemukan di pos kemudian anggota piket baru melihat dan mencurigai tas tersebut. Petugas piket menghubungi karoop lalu menghubungi Jibom (penjinak bom) untuk melihat apakah isi di dalamnya," ucapnya.
Selain sejumlah baju, setelah dibongkar anggota Gegana, dari dua tas itu pun ditemukan peralatan salat, kunci, jam tangan, korek api, headset, sebungkus rokok, gelang, dan beberapa cincin.
Salah seorang pedagang minuman yang saban hari mencari nafkah di dekat titik lokasi mengaku pos polisi itu cenderung sepi dan tak dijaga petugas.
Saat ini, situasi di tempat kejadian perkara kembali normal. Pejalan kaki sudah kembali berlalu lalang, namun penjagaan masih dilakukan pihak kepolisian.